Sejarah KKIG

logo-kkig-fix

BERDIRINYA KKIG DAN KONGRES I KKIG DI JAKARTA

1960-an     Di rumah Drs H. Thayeb Mohammad Gobel, Jalan Barito 11/19 Jakarta Dilaksanakan selamatan pindah rumah baru. Teman-teman Pak Gobel sesama Gorontalo banyak yang hadir.

Dalam suasana itu terjadi percakapan berputar sekitar pembentukan organisasi masyarakat Gorontalo.

Sebenarnya, pada masa itu sudah ada organisasi serupa. Sebutannya “Kerukunan Keluarga Gorontalo” dan disingkat “KKC’.Tetapi waktu ditanyakan kepada Pak Gobel

,apakiranya beliau bersedia menjadi ketua organisasi itu karena terlihat organisasi itu tidak maju dan Pak Gobel diminta untuk memajukannya.

Pak Gobel menunjukkan keberatannya. Nama organisasi itu tidak tepat. Pak Gobel menginginkan kata “Indonesia” dipakai, sebab beliau merasa, orang Gorontalo itu adalah orang Indonesia.

Selang beberapa waktu kemudian, pertemuan diadakan lagi.Tokoh-tokoh pemuka masyarakat Gorontalo yang hadir dalam pertemuan sebelumnya datang kerumah Pak Gobel. Mereka kemudian berunding di Mesjid Al- Azhar. Semua sepakat membentuk organisasi “Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo” disingkat KKIG”dan Pak

Gobel diminta oleh hadirin untuk memimpin dan memajukan perkumpulan social ini. Dan resmilah Drs H. ThayebM. Gobel menjadi Ketua Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo DKI Jakarta.

Pada saat itu, orang-orang Gorontalo yang sering berkumpul dengan Pak Gobel antara lain Salim Tahir, Gandhi Kaluku, Mus Niode, dan Piola Isa. Tetapi Pak Gobel juga selalu mengajak sahabat-sahabatnya yang tidak berasal dari Gorontalo untuk hadir dalam acara-acara dan pertemuan KKIG; antara lain : Barlianta Harahap dan Lukman Hakim sehingga mereka itu sudah dianggap sebagai anggota keluarga besar KKIG.

1966 Berdirinya KKIG di DKI Jakarta telah menginspirasi warga Gorontalo di daerah lain, sehingga di daerah-daerah tersebut kemudian terbentuk pula KKIG.

Sebagian yang lain memang telah berdiri organisasi serupa, tetapi tidak maju maju karena hanya dibentuk begitu saja.

  1. Pada tahun 1966 Pak Gobel berinisiatif mengundang organisasi-organisasi KKIG yang ada di daerah untuk berkongres di Jakarta. Tujuan utama dari kongres KKIG ini adalah untuk menyamakan persepsi untuk memajukan organisasi KKIG. Dan salah satu keputusannya adalah mengangkat DrsThayeb M. Gobel menjadi Ketua Umum KKIG se-Indonesia.
  2. Dibawah kepemimpinan Pak Gobel, banyak kegiatan yang dilaksanakan untuk memajukan masyarakat Gorontalo di perantauan. Beliau merasa bangga bila ada warga Gorontalo mencapai kemajuan. Misalnya, saat Pak Jus S. Badudu meraih gelar doctor dari universitas Indonesia dan Pak H. B. Jassin memperoleh doctor HC dari universitas yang sama, KKIG menyelenggarakan acara syukuran di Hotel Kartika Chandra.
  3. Pelbagai usaha dilaksanakan KKIG di bawah pimpinan Pak Gobel, terutama adalah membantu sejumlah mahasiswa asal Gorontalo. Yang membekas dan dikenang orang Hingga sekarang adalah didirikannya asrama Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Gorontalo (HPMIG) di jalan Salemba Tengah 29 Jakarta Pusat.
  1. KKIG VAKUM
  2. Pasca kepemimpinan Pak Gobel di KKIG dan meninggalnya beliau pada tahun l980, 1984 kegiatan KKIG tidak pernah terdengar lagi. KKIG kehilangan tokoh penggeraknya. Selanjutnya KKIG memasuki masa-masa kevakuman.
  3. Dalam masa-masa kevakuman, muncul organisasi-organisasi sosial kemasyarakatan Gorontalo baik di Jakarta maupun di daerah-daerah. Nama organisasi-organisasi tersebut ada yang tidak lagi menggunakan nama KKIG sebagai organisasi masyarakat Gorontalo yang pernaheksis dan maju sebelumnya. Bahkan, yang lebih memprihatinkan lagi, sesama organisasi KKIG antara daerah yang satu dengan daerah lainnya sudah tidak ada hubungan lagi. Semuanya kembali kepada keadaan sebelum tahun 1960, berdiri sendiri-sendiri.
  4. SYUKURAN TERPILIHNYA GUBERNUR BARU GORONTALO FADEL MUHAMMAD SEBAGAI TONGGAK AWAL LAHIRNYA SEMANGAT MENGEMBALIKAN KEJAYAAN KKIG
  1. Pada tahun  2007 Di Gorontalo dilakukan pemilihan gubernur secara langsung oleh rakyat. Ir. Fadel Mohamad terpilih menjadi gubernur Gorontalo untuk periode ke-2. Akhirnya pemimpin baru seyogya tidak saja disambut dan disyukuri oleh masyarakat Gorontalo yang ada di Gorontalo saja, tetapi juga oleh segenap masyarakat Gorontalo yang ada di perantauan. Tetapi sayangnya, hingga 3 bulan berlalu sejak adanya gubernur baru, masyarakat Gorontalo yang ada di Jakarta dan sekitarnya belum melaksanakan acara syukuran tersebut.
  2. Sebagai salah seorang warga Gorontalo di Jakarta, H. Jamien A. Tahir terdorong untuk menginisiasi acara syukuran gubernur baru tersebut. Kendala yang beliau hadapi adalah tidak adalagi organisasi KKIG di Jakarta yang diharapkan menjadi motor penggerak. Maka melalui saudara beliau, H. Junus A. Tahir, ide syukuran gubernur baru tersebut disampaikan kepada Sjafrudin Mosii, SE., MM yang saat itu sedang menjabat kepala Biro SDM pada BPK Republik Indonesia dan Lamansu Laruhun, SE., MM salah seorang pembina organisasi Forum Komunikasi Pemuda Gorontalo Tinelo Jakarta.
  3. Maka bersepakatlah ketiga tokoh di atas menjadi panitia inti, dengan pembagian tugas sebagai berikut: H. Jamien A. Tahir sebagai penasehat panitia sekaligus penggalang dana, Sjafrudin Mosii sebagai Ketua Pelaksana, dan Lamansu Laruhun sebagai Sekretaris. Maka pada tanggal 4 Maret 2007 berlangsunglah acara “Syukuran dan Silaturahmi Masyarakat Gorontalo Rantau atas terpilihnya Fadel Mohamad sebagai Gubernur Gorontalo periode 2007-2012”. Acara yang dilaksanakan di gedung Galery UKM jalan Gatot Subroto Jakarta Selatan ini, dihadiri tidak kurang 2000 masyarakat Gorontalo dari berbagai wilayah di Jabodetabek. Para pendukung terselenggaranya acara ini antara lain Bp. Farouk Sunge (Ketua HWG Lamahu Jawa Barat), ibu Ans Kamardi Arief, ibu Nina Koma, dan Bp.Renier Latif. Rudi Akili, Hj. Helena Djalaludin, Mochtar Mohamad, Nina Russel Crawnwell, OHiesDatau, Pasca kegiatan syukuran dan silaturahmi di atas, ternyata disadari warga Gorontalo di Jabodetabek membutuhkan organisasi yang mampu mewadahi segenap masyarakat di daerah ini. Warga DKI Jakarta dan sekitarnya pernah punya KKIG dan kini kerinduan dan kebutuhan akan hadirnya kembali KKIG sangat dirasakan. Saat ini yang kita perlukan hadirnya satu organisasi kerukunan yang mampu memicu dan memacu serta menjadi lokomotif untuk mensinergikan potensi KKIG di segala penjuru tanah air, layaknya kkss bagi masyarakat bugis makassar.

TERBENTUKNYA KKIG TINELO JAKARTA SEBAGAI AWAL LAHIRNYA KEMBALI KKIG DI JAKARTA

Mubes FKPG Tmelo

  1. Lamansu Laruhun
  2. Syamsudin Gobel

FKPG Tmelo :

  1. Sjafrudin Mosii
  2. Lamansu Laruhun
  3. Mustafa Gobel

Raker FKPG Tinelo :

  1. Sjafrudin Mosii
  2. Lamansu Laruhun
  3. Merubah FKPG Tinelo menjadi KKIG Tinelo dan jangjauan organisasi melingkupi seluruh wilayah jabodetabek
  4. Menyatukan seluruh warga Gorontalo Rantau baik yang ada di dalam negeri maupun mancanegara
  5. Menyepakati bahwa KKIG Tinelo adalah organisasi KKIG terusan dari pak Gobel, dibangkitkan kembali setelah sekian lama terpendam pasca wafatnya Ketua Umum KKIG Thayeb Gobel.

Dilaksanakan kegiatan2 dengan tujuan utama membangkitkan kembali kenangan kejayaan KKIG pada masa Thayeb Gobel sekaligus meyakinkan masyarakat Gorontalo di manapun berada bahwa orang Gorontalo diperantauan memerlukan KKIG sebagai wadah bersinergi untuk kemajuan, saling menebar kepedulian, dan dapat berkontrubusi secara lebih focus dan terorganisir memberikan ide-ide yang konstruktif dalam ikut membangun daerah Gorontalo.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh KKIG Tinelo dalam upaya memasyarakatkan ide di atas :

  1. Pengajian dan Arisan
  2. Membentuk organisasi-organisasi KKIG ditingkat kabupaten Kota se Jabodetabek
  3. Mewakili dan mem back up daerah Gorontalo dalam event-event penampilan budaya Gorontalo di TMII
  4. Mendirikan Sanggar BudayaTinelo
  5. Membentuk Grup Band Tinelo
  6. Ditunjuk oleh Pemprov Gorontalo dalam event budaya resepsi peringatan hari kemerdekaan di istana Negara
  7. Perayaan Ketupat
  8. Membentuk kantor perwakilan KKIG Tinelo di Gorontalo
  9. Menghadiri musda organisasi Gorontalo di daerah lain, sepertiMusda IKG Jawa Timur dan kegiatan halal bi halal seperti yang dilaksanakan oleh HWG Lamahu Jawa Barat.
  10. Mengadakan seminar dankajian yang dilaksanakan di aula kantor perwakilan pemprov di Jakarta
  11. Memfasilitasi rombongan raimuna asal propinsi gorontalo yang mengikuti perkemahan di
  12. Memberikan pembekalan akademik kepada pesertara raimuna, pendamping, Pembina, dan pengurus kwardagrlo tentang perlunya menanamkan jiwa wirausaha yang tangguh dan berdaya saing tinggi.
  13. Menfasilitasi pemilihan Pildacil oleh Kwarda Pramuka Gorontalo
  14. Berpartisipasi dalam malam Tumbilotohe di Gorontalo

FKPG Tinelomenjadi KKIG Tinelo

  1. Pada tanggal…? Bertempat di vila Depnakertrans Puncak, diadakan musyawarah daerah FKPG tinelo dengan agenda utama menetapkan perubahan FKPG Tinelo menjadi KKIG Tinelo serta menyusun AD dan ART organisasi KKIG Tinelo.
  2. Sidang musda dipimpin oleh Sjafrudin Mosii dan sekretaris Lamansu Laruhun.

Pertemuan di rudis MM

  1. Pada tanggal ? diadakan pertemuan di rumah dinas walikota Bekasi, Mochtar Mohamad. Mochtar Mohamad yang juga salah seorang Pembina KKIG Tinelo, bersama-sama dengan Sjafrudin Mosii berinisiatif mengadakan pertemuan yang lebih dari pada silaturahmi antar orang-orang Gorontalo yang sukses di berbagai daerah.
  2. Yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Muchtar Mohamad (walikota Bekasi), Udin Hianggio (walikotaTarakan), Husni Djau

(kepala Bandara lnternasional Tarakan), Sjafrudin Mosii (Kepala BPK RI Perwakilan DKI Jakarta), Jamien A. Tahir (Pengusaha), Prof. Dr. Iswan Nusi (guru besar kedokteran Universitas Airlangga Surabaya), Lamansu Laruhun (Pengusaha), Junus A. Tahir (Pensiunan PELNI), dan Amrin Djafar (seniman).

  1. Dalam pertemuan tersebut, lahir pemikiran …
  2. Maka diambil kesepatakan perlu diadakan seminar meneladani kesuksesan tokoh masyarakat gorontalo di perantauan dan juga sarasehan nasional KKIG se Indonesia.
  3. Dan untuk membiayai event besar tersebut maka disepakati masing-masing yang hadir dalam pertemuan akan urunan biaya penyelenggaraan.

Sarasehan di UNG.

PertemuanTokoh Kongres

DPP KKIG

KERUKUNAN KELUARGA INDONESIA GORONTALO ( KKIG)

  1. Tuan JAMIEN ABDULRACHIM TAHIR, lahir di Gorontalo, pada tanggal 20-12-1941 (dua puluh Desember seribu -sembilan ratus   empat   puluh   satu),    Swasta,    bertempat

tinggal   di   Kompleks   Mutiara   Kedoya   Blok   B.1-1A,    Rukun   Tatangga   011,    Rukun   Warga   005,    Kelurahan    Kedoya   Selatan,    Kecamatan   Kebon   Jeruk,    Kotamadya   — Jakarta    Barat,    pemegang   Kartu   Tarida    Penduduk     (KTP) Nomor   :    3173052012410003,  Warga  Negara  Indonesia.  

  1. Tuan SJAFRUDIN MOSII, ‘ lahir   di   Gorontalo,    pada

tanggal 20-06-1957 (dua puluh Juni seribu sembilan ratus lima puluh tujuh), Swasta, bertempat tinggal di Jalan Kenari I Blok B3 Nomor 4 3, Lembah Hijau, Rukun Tetangga 011, Rukun Warga 013, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, pemegang Kartu   Tanda   Penduduk   (KTP)    Nomor   :   3276022006570007,

Warga  Negara  Indonesia.

  1. Tuan  LAMANSU LARUHUN,    lahir   di   Gorontalo,    pada tanggal   30-12-1967    (tiga  puluh  Desember   seribu  sembilan   ratus  enam   puluh   tujuh),   Wiraswasta,  bertempat tinggal di Jalan Teratai Blok F No. 12, –Rukun Tetangga 003, Rukun Warga 012, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, pemegang Kartu   Tanda   Penduduk    (KTP)   Nomor   :  3276023012670005, Warga  Negara   Indonesia.  

Para  penghadap  telah  dikenal  oleh   saya,   Notaris. Para   Penghadap  menerang.kan  rerlebih  dshulu   : Bahwa   pada   tahun   1966    (seribu   sembiian   ratus   enam   puluh   enam) . telah   diselenggarakan    Kongres   Organisasi- organisasi   Kerukunan   Keluarga   Indonesia   Gorontalo    seluruh   Indonesia   di    Jakarta   dan    telah   sepakat    membentuk   sebuah   perkumpulan   yaitu   “KERUKUNAN  KELUARGA INDONESIA  GORONTALO”   yang disingkat   KKIG.   Kongres tersebut    telah   menetapkan   Haji    THAYEB   MOHAMMAD    GOBEL sebagai   Ketua   Umum  Kerukunan  Keluarga   Indonesia    Gorontalo   (KKIG).

  • Bahwa dibawah   kepemimpinan  Haji   THAYEB MOHAMMAD   GOBEL,    KKIG  melakukan   berbagai   macam   kegiatan  yang  berperan   aktif   sebagai   wadah  Kerukunan  Keluarga Indonesia Gorontalo di seluruh Indonesia. Setelah Haji THAYEB   MOHAMMAD   GOBEL   meninggal   dunia,    KKIG  mengalami kevakuman   dan   setelah   itu   banyak   bermunculan  organisasi-organisasi   masyarakat    Gorontalo   yang   tidak lagi   menggunakan  nama     
  • Bahwa pada   tanggal   27-02-2010    (dua  puluh   tujuh    Februari   dua   ribu  sepuluh) bertempat   di   Gedung   Serba   – Guna   Universitas  Negeri   Gorontalo   diselenggarakan Sarasehan Organisasi Masyarakat Gorontalo Perantauan  yang dihadiri oleh Doktorandus NAZAR HUNAWA (KKIG Papua), Doktorandus ARIYANTO (KKIG Papua), Doktorandus Haji   ISMAIL MOO   (KKIG  Sulawesi  Utara) ,  Doktorandus Haji    UDIN    HIANGGIO     (KKIG    Tarakan) ,     Doktorandus    Haji  HUSNI   DJAU   (KKIG   Tarakan) ,   ADRI   PURBA   (IKG   Jawa Timur) ,    SJARIFUDIN  MOBILIU,    Sarjana   Ekonomi   (HWG LAMAHU   Jawa  Barat) ,    SUNARJO   MIOLO    (KKIG   Kota   Bekasi) , Haji    SJAFRUDIN   MOSIX,    Sarjana   Ekonomi,    Magister Manajemen    (KKIG   Tinelo  Jakarta) ,    LAMANSU   LARUHUN, Sarjana     Science,      Magister     Manajesr-en      (KKIG     Tinelo Jakarta) ,   Haji  Mustafa G05EL    (KKIG   xinelo   Jakarta) ,  ANTON    UTIARAHMAN     (KKIG   Tinelo    Jakarta)     AMSER    JUSUF DAUD,     Magister     in    Marine     Science      (KKIG    Malaysia) , Kolonel    Infanteri    Sofyan   Botutihe    (KKIG   Kota   Bekasi) , Haji    Yunus    Tahir     (KKIG    Tinelo    Jakarta,     Haji    JAMIEN TAHIR    (KKIG  Tinelo   Jakarta) ,   BUCHORI   AYUB   (KKIG   Tinelo Bekasi) ,    INDRA   YASIN    (Wakil    Bupati    Gorontalo   Utara) , RUM    PAGAU    (Wakil    Ketua   DPRD    Boalemo) ,    MARTHEN    TAHA, ABDULLAH   PANEO    (Ketua  Kwartir   Daerah   Praimika   Propinsi Gorontalo)     dan     GUSNAR    ISMAIL      (Giibernur    Gorontalo) .

Pertemuan   tersebut   dimaksudkan   sebagai   silaturahmi   Pengurus   Organisasi-organisasi   Masyarakat   Gorontalo  Rantau   di   seluruh   Indonesia   dan   telah   menyepakati perlu    adanya    kesepahaman    organisasi-organisasi   Masyarakat   Gorontalo   Rantau   di   seluruh   Indonesia   untuk menuju   terbentuknya   suatu  wadah   masyarakat   Gorontalo  Rantau.    Pertemuan   tersebut   juga   menyepakati   perlunya  diadakan  pertemuan    (Kongres)    berskala   nasional   di Jakarta    yang   melibatkan   seluruh    organisasi-organisasi masyarakat   Gorontalo   rantau   tersebut   serta  menunjuk    [ KKIG  Tinelo  Jakarta   sebagai   pelaksana.  

  • Bahwa pada  tanggal   20-02-2011    (dua   puluh   Februari   dua ribu   sebelas)   telah   diselenggarakan   Pertemuan   Tokoh   Masyarakat   Gorontalo   Perantauan   bertempat   di   Aula Kantor   Perwakilan   Pemerintah   Provinsi   Gorontalo   di Jakarta   Pusat  yang   bertujuan   untuk   menyamakan  persepsi tentang   Rencana   Pelaksanaan   Kongres   Organisasi   Masyarakat Gorontalo Perantauan seluruh Indonesia di -Jakarta. Fertemuan tersebut dihadiri oleh ALEX SATO — BIYA, Sarjana Hukum, Doktor BAKRI ARBIE, Insinyur ARY PEDJU, Haji -TAME EN ABDULRACHIM TAHIR, Haji SJAFRUD1N MOSII,    Sarjana   Ekonomi,   Magister   Manajemen,    EDI   DJAU, Haji   TAUFIK  WUMU,    ZAIN   HADJEBER,    LAMANSU   LARUHUN,  DARMONO UMAK, VZARDOYO FCNGOLIU, EL NINO MCHI, Magister Science,    ROY   DUNDA,     TOMI   ISHAK,    dan   SUPRISNO   BADERAN, Sarjana   Komunikasi.    Pertemuan   tersebut   menyepakati  bahwa sudah saatnya organisasi-organisasi masyarakat -Gorontalo Rantau di seluruh Indonesia untuk bersatu — kedalam suatu wadah dan membentuk satu keseragaman nama   bagi   semua   organisasi   masyarakat   Gorontalo   Rantau yang   akan   menjadi   identitas   organisasi   masyarakat   Gorontalo   Rantau  di   seluruh       
  • Bahwa pada tanggal 14-05-2011 (empat belas Mei dua –ribu sebelas)    telah   diselenggarakan   Kongres   Organisasi Masyarakat   Perantauan   di   Jakarta   yang dihadiri oleh Haji JAMIEN ABDULRACHIM TAHIR (KKIG Tinelo Jakarta), SJAPRUDIN MOSII, Sarjana Ekonomi, Magister Manajemen (KKIG Tinelo Jakarta) , IMON MARDJUN (KKIG Kota Jayapura) , MERLAN ULOLI (KKIG Propinsi Papua) , Haji FARUK SUNGE (HWG LAMAHU Jawa Barat) , SHINTA LAMUSU (RKG Jogyakarta) , LAMANSU LARUHUN (KKIG Tinelo Jakarta) DANDUNG SETIADI (KKIG Batam) , Haji HAMJD   DUDE    (KKIG   Lampung) , Haji   Mohammad   ROBERT   USMAN (KKIG Kota  Tangerang) ,   Profesor  Doktor  JAHJA HIOLA (KKIG Sulawesi Selatan) , Profesor DJAKRI NAPU (KKIG Sulawesi   Tenggara) ,   ABDUL  HARIS   KONI    (LAMAHU  Parigi   Moutong) ,    RAHMAT   DJAJA   LATJUBA    (KKIG   Bolaang Mongondow) ,   MAHMUD  MOPUTY   (KKIG   Kota  Bitung) ,   Haji     ISMAIL   MOO    (KKIG   Provinsi    Sulawesi   Utara) ,    Haji   MIKC ISMAIL     (KKIG     Kabupaten     Sorong) ,     MUZNA    ABDUL     GAFUK (KKIG     Kota      Sorong) ,      WENANG      NALALI      (KKIG      Jakarta Tanjung     Priok) ,     ASRIN     NOHOLO       (KKIG     Kota     Bekasi) , BUCHORI   AYUB     (KKIG   Kabupaten   Bekasi) ,    SYAFRIN   LIPUTO (KKIG    Tinelo    Jakarta) ,     dan    DARMONO    UHAR     (KKIG    Rota Bekasi)     d=tr.     telah    bersepakat     untuk    bersatu     kcdalam suatu   wadah   yang   bernama    KERUKUNAN   KELUARGA   INDONESIA GORONTALO   (KKIG)    dan  menyepakati   bahwa   Kongres  yang   diselenggarakan   pada   tanggal   14-05-2011    (empat   belas   Mei    dua   ribu    sebelas)    tersebut    sebagai    Kongres   Ke-II (Kedua)    dan    Kongres   I     (Pertama)     adalah    Kongres    tahu1966  yang  diprakarsai  oleh  Haji   THAYEB MOHAMMAD  GOBEL.
  • Bahwa Kongres    ke-II   tersebut    telah   menyepakati  Anggaran   Dasar   dan  Anggaran   Rumah   Tangga   KKIG          berdasarkan Keputusan   Kongres   Nomor   ;   05/KONGRES   II/KKIG/V-2011,    yang   fotokopi   sesuai  aslinya   dilekatkan   pada   minuta   akta   ini   dan           selanjutnya menyatakan mengenai pendirian Perkumpulan KERUKUNAN   KELUARGA   INDONESIA   GORONTALO   (KKIG)    ke   dalam suatu  akta         
  • Bahwa Kongres   Kedua  tersebut   juga   telah   menetapkan  Haji   SJAFRUDIN  MOSII,    Sarjana   Ekonomi,   Magister Manajemen   selaku   Ketua   Umum   Pengurus   Pusat    Kerukunan Keluarga   Indonesia   Gorontalo    (KKIG)    periode   2011-2015.
  • Dengan berdasarkan hal diatas, maka para Penghadap bersama-sama peserta lainnya, dengan ini mengikatkan diri untuk mendirikan perkumpulan (vareniging), yang dalam akta   ini    untuk   selanjutnya   akan   disebut   dengan KERUKUNAN   KELUARGA   INDONESIA   GORONTALO   disingkat “KKIG”,   dengan  Anggaran   Dasar  sebagai  berikut   :  

MOKADIMAH

  • Bahwa Provinsi   Gorontalo  _tanah   tumpah   darah  seluruh    masyarakat    Gorontalo,    dj    raanapun   mereka    berada.    Budaya   Gorontalo-  yang   berlandaskan   Heluma   Waw Huyula,    yaitu   persatuan   dan    gotong   royong     mengedepankan   nilai-nilai   demokratis,-    meletakkan   masyarakat    sebagar    peznangku    kedaulatan,    men j ami n    hak asasi   sebagai   sarana   sosial   dalam   bermasyarakat,    dalam kerangka   mewujudkan   masyarakat   yang   sejahtera,    cerrias, serta    mampu   memberikan   sumbangan    dalam    kesamaan    hak, kesetaraan,   persaudaraan,   penyatuan   visi   dan   misi   demi terwujudnya   masyarakat   Gorontalo   yang   damai,   sejahtera,    adil   dan   makmur   menuju   Gorontalo   yang  baldatun   thoyyibatun   wa   robbun   ghofur,    negeri      yang   makmur    sejahtera    yang   senantiasa    diridhoi   Allah   Subhanallahu Wataala.    
  • Bahwa sejarah  masyarakat   Gorontalo     merupakan        perjalanan panjang    kehidupan   sebuah   suku   bangsa   menempuh    berbagai    era   dan    zaman    sehingga   sampai    pada fase  modernisasi   saat   ini,   adalah   sebuah   pengalaman   Sejarah suku bangsa yang diterima apa adanya untuk kemudian diambil sebagai pelajaran berharga di dalam   mewujudkan   tatanan   hukum   adat,    hak   menyampaikan pendapat   dan perlindungan  terhadap masyarakat   dan   tumpah darah Gorontalo, adalah sumbangsih nyata dari seluruh masyarakat Gorontalo dimanapun berada, sebagai generasi yang mencoba menterjemahkan pesan moral dari para pendahulu, mewujudkan Gorontalo Bersatu. Berbagai kelemahan   yang   ditemui   dalam   tatanan   adat   suku   bangsa Gorontalo,    akan   menjadi   penyemangat   untuk   secara   terus-menerus  melakukan   perubahan   dan   perbaikan   menuju terwujudnya   kesempurnaan   yang   hakiki,    menuju   suku         bangsa yang bermatabat di mata suku bangsa yang lain -bahkan dunia international, serta mampu melahirkan kesadaran   baru   bagi   setiap   warga   masyarakat   Gorontalo untuk  memperkokoh  sikap   ukhuwah   lo  lipu,    hubungan interpersonal   dan menghargai   setiap  perbedaan   yang   didasarkan   pada   kebebasan   berpendapat   yang   dijiwai   oleh  nilai   moral dan agama.
  • Bahwa masyarakat   Gorontalo   adalah   Warga   Negara   Indonesia merupakan manusia bebas yang memiliki hak asasi yang berasal dari Tuhan yang Maha Esa, yang menjadikan setiap manusia, adalah mulia dan memiliki kebebasan    untuk  mewujudkan    hidup    dan    kehidupan    yang damai, demokratis  dan   Oleh   karena   itu              menjadi tugas    penting    setiap    warga   masyarakat    Gorontalo   untuk   menentang   segala   bentuk   perilaku   yang dapat    merusak    usaha    perdamaian,     demokrasi    dan   kesejahteraan   rakyat.    Pikiran-pikiran   dan   tindakan  otoriter, kesewenang-wenangan dan pemasungan terhadap hak-hak   sebagaj   warga   masyarakat      yang   akan   berakiba terjadinya   ketidakadilan,    kepincangan   sosial,    kehancuran   ekonomi,   harus   dihentikan   dengan   segera   melalui    perjuangan    bersama    yang    ditata    secara    terencana  dan   teratur.  
  • Meyakini bahwa    untuk    mencapai     cita-cita    perjuangan sebagaimana   harapan   di   atas,    hanya   d&pat   berhasil   dengan ridha Allah Subhanallahu Wataala, Tuhan yang Maha  Esa,      yang  disertai  dengan   niat  yang   luhur,    usaha yang   sungguh-sungguh,    kerja    keras,    penuh   kebijaksanaan, serta rencana kerja berkelanjutan dan berkesinambungan,   maka    seraya    memohon    ridha   Allah   Subhanallahu   Wataala,    Tuhan   yang   Maha   Esa,    pada tanggal  14-05-2011    (empat   belas  Mei   dua   ribu   sebelas) sampai dengan tanggal 16-05-2011 (enam belas Mei dua ribu sebelas) telah dilaksanakan Kongres II Kerukunan Keluarga   Indonesia   Gorontalo    (KKIG)    sebagai    landasan konstitusi   dalam  menjalankan   seluruh   langkah organisasi, menuju Gorontalo yang sejahtera, adil dan makmur,  untuk masa yang  akan datang.