SDN 09 Limboto Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri

GORONTALO Hargo.co.id – Kegagalan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo mempertahankan piala Adipura pada tahun ini, sedikit terobati dengan prestasi salah satu sekolah di wilayah itu yang meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri. Yaitu SDN 09 Limboto. Sekolah ini termasuk satu dari 24 sekolah di Indonesia yang meraih Adiwiyata Mandiri.

Keberhasilan SDN 09 Limboto sekaligus menjaga tradisi Gorontalo yang setiap tahun selalu mendapatkan penghargaan Adiwiyata Mandiri. Sebelumnya pada 2016, SMPN 1 Marisa, Kabupaten Pohuwato juga meraih penghargaan ini. Di 2015, penghargaan itu diperoleh SDN VII Tabongo, Kabupaten Pohuwato.

Pada 2012, ada tiga sekolah yang meraih Adiwiyata Mandala. Kesemuanya berada di Kabupaten Gorontalo. Yaitu SD Negeri 1 Limehe Timur, SMP Negeri 2 Limboto dan SMA Negeri 1 Limboto. Jadi sekolah-sekolah di Kabupaten Gorontalo bergantian mendapatkan penghargaan ini.

Sejak Kementerian Lingkungan Hidup mengembangkan program pendidikan lingkungan hidup pada jenjang pendidikan dasar dan menengah melalui program Adiwiyata sejak 2006 silam tercatat sudah ada 7.278 sekolah, Adiwiyata Mandiri yang menyebar di seluruh provinsi di Indonesia dari sekolah umum, sekolah kejuruan dan madrasah.

Selain 24 penerima Adiwiyata Mandiri yang diberikan saat peringatan Hari Lingkungan Hidup 2017 di Auditorium Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup, kemarin (2/8) piala dan piagam Adiwiyata juga diberikan kepada 89 sekolah lainnya.

Program Adiwiyata merupakan program Kementrian Lingkungan Hidup dalam mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.

PDalam program ini diharapakan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat serta menghindari dampak lingkungan yang negatif.

Melalui program ini diharapkan dapat menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehingga dikemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggungjawab dalam upaya penyelamatan lingkungan bagi sekolah dasar dan menengah di Indonesia.

Program Adiwiyata harus berdasarkan norma-norma Kebersamaan, Keterbukaan, Kejujuran, Keadilan, dan Kelestarian Fungsi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam.

Categories: Berita

Comments are closed